Tag Archives: kang Helmy

8
Jun

Piringan Hitam Farid-Gito “Permata Hitam”

Farid gito

Lagu Permata Hitam adalah salah satu hits besar milik Ikang Fawzy, yang ironisnya justru tidak ada didalam album solonya melainkan di album milik Neno Warisman. Tapi biar begitu, lagu ini melesat menjadi hits besar dan bahkan sempat dirilis ulang oleh beberapa penyanyi. Salah seorang penyanyi yang juga merekam lagu ini adalah Gito Rollies, yang notabene lebih senior dibandingkan Ikang. Sebagai senior, mau tidak mau Gito seperti dituntut untuk bisa membawakan lagu itu berbeda dari Ikang. Terlebih intepretasi Ikang atas lagu itu memang bisa dibilang prima. Untuk itu Gito mengakalinya dengan membawakan lagu itu dengan caranya sendiri. Bahkan pada salah satu koleksi piringan hitam yang saya miliki Gito Rollies berduet dengan Farid Hardja dan album ini di produksi oleh Sokha Record.

Side A:
1. Permata Hitam
2. Karmila 86
3. Sama Juga Bohong
4. 1…2…3
5. Ikan Laut
6. Telaga Saga Warna

Side B:
1. Sop Dihidangkan
2. Nona Mariana
3. Farid Dalam Cinta
4. Soal Harga Diri
5. Damdararam
6. Andaikan

Share Button
8
Jun

Piringan Hitam Orkestra Instrumental Idris Sadri

IMG_6180

Idris Sardi (lahir di Batavia, Hindia Belanda (sekarang Jakarta), 7 Juni 1938 – meninggal di Cimanggis, Depok, 28 April 2014 pada umur 75 tahun) adalah seorang pemain biola Indonesia. Ia adalah anak dari pemain biola Orkes RRI Studio Jakarta
Pada usia enam tahun, pertama kali mengenal biola. Pada umur sepuluh tahun ia sudah mendapat sambutan hangat pada pemunculannya yang pertama di Yogyakarta tahun 1949. Boleh dikatakan sebagai anak ajaib untuk biola di Indonesia, karena di usia muda sekali sudah lincah bermain biola.
Tahun 1952 Sekolah Musik Indonesia (SMIND) dibuka, dengan persyaratan menerima lulusan SMP atau yang sederajat. Pada tahun 1952, Idris Sardi baru berusia 14 tahun, sehingga ia belum lulus SMP, namun karena permainannya yang luar biasa ia bisa diterima sebagai siswa SMIND tersebut. Bersama temannya yang juga pemain biola, Suyono (almarhum) namun bukan anak ajaib, yang lebih tua 2 tahun merupakan dua orang siswa SMIND yang berbakat sekali.
Pada orkes slswa SMIND pimpinan Nicolai Varvolomejeff, tahun 1952 Indris yang masih memakai celana pendek dalam seharian duduk sebagai concert master pada usia 14 tahun, duduk bersanding dengan Suyono. Rata-rata siswa SMIND berusia di atas 16 tahun.
Guru biola Idris waktu di Yogyakarta (1952-1954) adalah George Setet, sedangkan pada waktu di Jakarta (setelah 1954) adalah Henri Tordasi. Kedua guru orang Hongaria ini telah mendidik banyak pemain biola di Indonesia (orang Hongaria adalah pemain biola unggul)
Piringan Hitam Orkestra Instrumental Idris Sadri dengan Lagu-lagu:

Side A:
1. Karmila
2. Mutiara Yang Hilang
3. I Will Wait For You

Side B:
1. Jangan Bersedih
2. Anju Au
3. Lembe-lembe

Produksi Bali Record

Share Button
8
Jun

Piringan Hitam Diambang Sore.. “Eddy Silitonga dan Lolyopop Group”

IMG_6186

Eddy Silitonga (lahir di Pematang Siantar, 17 November 1950; umur 63 tahun) adalah seorang penyanyi. Dikenal dengan suaranya yang tinggi dan melengking, Eddy adalah anak ke empat dari 11 anak Gustaf Silitonga dan Theresia Siahaan. Di puncak ketenarannya ia menyanyikan lagu Biarlah Sendiri ciptaan pengarang dan penyanyi senior Rinto Harahap pada tahun 1976.
Selain itu ia juga meraih Juara Pop Singer di Medan.
Kali ini saya memiliki koleksi Piringan Hitam yang di nyanyikan oleh Eddy Silitonga dan Lolypop Group, dengan lagu :
Side A:
1. Diambang Sore
2. Tak Pernah Kusangka
3. Kapankah Kembali
4. Hidup Bukan Sehari
Side B:
1. Karena Cinta
2. Azizah
3. Padamu Bintang
4. Berdoalah Selalu
5. Kembalilah Sayang

Produksi PT. Lolypop Records Jakarta

Share Button
28
Des

Helmy Faishal Buka Akses Perkebunan Pala

TAPAKTUAN, ACEH SELATAN – Bersamaan dengan puncak peringatan hari jadi (HUT) ke-68 Kabupaten Aceh Selatan, Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT) Helmy Faishal Zaini melakukan peresmian jembatan dan jalan di daerah Tapaktuan, Sabtu (28/12). Jalan sepanjang 1.4 KM yang diresmikan merupakan bantuan Kementerian PDT melalui program bedah desa.

Jembatan dan jalan sepanjang 1,4 KM yang dibangun adalah bagian dari upaya pengembangan kawasan perdesaan terpadu, terutama untuk mendukung usaha daerah tertinggal lepas dari ketertinggalan.
“Semoga bantuin ini mempermudah akses dan meningkatan produksi petani pala mendekati pendapatan per Kapita nasional” terang Helmy

Sementara, Bupati Aceh Selatan, HT Sama Indra SH, mengatakan, bantuan-bantuan Kementerian PDT ini sangat bermanfaat secara langsung bagi perkembangan sektor pertanian masyarakat. “Kami sangat mengharapkan dukungan dan perhatian kementerian PDT agar terlepas dari status daerah tertinggal” terangnya.

Continue reading “Helmy Faishal Buka Akses Perkebunan Pala” »

Share Button
17
Des

Helmy Faishal Luncurkan Program Gerbang Gatra di Kabupaten Mamberamo Raya, Papua

Mamberamo, Papua - Terjawab sudah mengapa Menteri Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT) Helmy Faishal Zaini sangat concern terhadap program pro rakyat di Provinsi Papua. Dia rupanya ingin segera memajukan Papua.

Selasa (17/12), dia rela terbang selama 12 jam ke Papua khusus untuk meluncurkan Program Gerakan Membangun Keluarga Sejahtera (Gerbang Gatra) di Kabupaten Mamberamo Raya, Papua. Tak hanya itu, selama tiga hari salah satu kader terbaik Partai Kebangkitan Bangsa itu juga memberikan dana bantuan sebesar Rp12,3 miliar untuk mendukung Gerbang Gatra.

Ya, rupanya, sang menteri sangat sreg dengan program pro rakyat itu. Maklum, inovasi program yang digagas Bupati Demianus Kyeuw-Kyeuw dan wakilnya itu sangat menyentuh rakyat kecil. Ada dana Rp10 juta per tahun yang digelontorkan untuk 4.000-an keluarga yang tersebar di 59 kampung yang telah menikmati dana ini. Dan semuanya, ditujukan untuk memperbaiki taraf kesehatan, pendidikan dan infrastruktur Mamberamo Raya.

Continue reading “Helmy Faishal Luncurkan Program Gerbang Gatra di Kabupaten Mamberamo Raya, Papua” »

Share Button
1
Nov

Air Terjun Blawan, Bondowoso

Bondowoso memiliki banyak pesona yang mengundang pelancong untuk datang berkunjung,  mulai dari kawasan wisata situs Megalithikum, Kawah Ijen yang sudah mendunia dengan Blue Fair-nya hingga bermacam-macam air terjun, air terjun polo agung, air terjun tancak kembar dan air terjun Blawan. Untuk mencapai bondowoso, dari Surabaya perjalanan bisa ditempuh 6-7 jam, pemandangan indah memanjakan mata kita. setelah melewati PLTU Paiton, kita akan melewati tanyakan membelah perbukitan perbatasan antara Probolinggo dan Bondowoso.

Pertengahan oktober kemarin, saya berkesempatan mengujungi Bondowoso. Setelah melihat hasil produksi kelompok petani yang menjadi binaan Kementerian Pembangunan Daerah Tertinggal (KPDT), saya menuju Air terjun Blawan yang terletak di desa Kalianyar Kecamatan Sempol, ±52 Km dari pusat Kota Bondowoso, Air terjun ini adalah hilir dari kali pahit rembesan Kawah Ijen yang penuh dengan kadar belerang serta dikelilingi oleh tumbuhan macadamia. Selain air terjun blawan juga terdapat pemandian air panas yang juga termasuk di kawasan air terjun blawan. Ada beberapa fasilitas di sini antara lain: shelter dan penginanpan.

Continue reading “Air Terjun Blawan, Bondowoso” »

Share Button
17
Okt

Pesona Pantai Mawun, Lombok Tengah

Akhir September kemarin saya berkesempatan mengunjungi Pantai Mawun. Pantai yang berlokasi di Desa Tumpak, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah ini berjarak kurang lebih 60 km dari Kota Mataram. Setelah menghadiri acara pengajian di Lombok Tengah, saya menempuh perjalanan kurang lebih satu jam. Pemandangan sepanjang perjalanan cukup mengasyikkan, keramahan warga Lombok menghiasi perjalanan saya, lalu lalang aktifitas warga sekitar juga menambah keramaian suku sasak tersebut.

Untuk menuju pantai ini, jalan yang kita lewati pun cukup bagus. Jalan aspal mulus sepanjang 9 kilometer ini dihiasi hamparan kebun tembakau. Banyak terdapat kebun tembakau dan padang penggembalaan kerbau milik masyarakat setempat. Sesekali bule-bule (Wisatawan Mancanegara) melintasi mobil yang saya tumpangi, kebanyakan mereka menggunakan sepeda motor.

Continue reading “Pesona Pantai Mawun, Lombok Tengah” »

Share Button
20
Sep

Menikmati Kuliner Semarang, Maknyus.

Jika anda berkunjung ke semarang, tak perlu merasa khawatir untuk kehilangan selera makan. Semarang sebagai ibu kota Provinsi jawa tengah menyajikan banyak kuliner yang tentu mengundang selera makan anda. Selain Lunpia jajanan khas semarang, kuliner malam pun patut dicoba, salah satunya Bakmi Jawa Pak Har, terletak di Jalan Pringgading. Bakminya disajikan dengan dua pilihan, ada bakmi goreng dan bakmi godhog (kuah). Karena letaknya di Semarang, cita rasa bakmi ini pun juga menyesuaikan dengan lidah orang Semarang yang lebih suka manis. Bakmi yang dimasak dengan campuran kecap manis yang kental, diberi taburan kekian, suwiran ayam, sawi dan tomat diatasnya.

Selain bakmi sebagai menu andalan, anda juga bisa mencoba Nasi Goreng Ruwet, seperti yang saya pesan saat berkunjung ke semarang pada malam jum’at kemarin (19/9). Sebelum menghadiri pengajian di pesantren Girikusumo, Mranggen Demak, saya menyempatkan diri mencicipinya. Bakmi Jawa pak Har yang buka setiap hari mulai pukul 17.00-23.00 patut anda coba, selain olahannya yang nikmat, harga yang ditawarkan juga terjangkau, mulai dari Rp. 8.000 – Rp.15.000 anda sudah kenyang. Warungnya memang cukup sederhana, namun di warung inilah kita bisa menemukan bakmi Jowo dengan cita rasa khas yang sudah cukup dikenal, baik oleh warga Semarang maupun yang berasal dari luar kota. Selamat mencoba..

Share Button
Search:
Twitter Update
Statistik Pengunjung
Flag Counter
© Copyright 2012-2017 Catatan Harian Helmy Faishal. All rights reserved. Powered by Rumah Kreasi