Tag Archives: Helmy Faishal

20
Sep

Menikmati Kuliner Semarang, Maknyus.

Jika anda berkunjung ke semarang, tak perlu merasa khawatir untuk kehilangan selera makan. Semarang sebagai ibu kota Provinsi jawa tengah menyajikan banyak kuliner yang tentu mengundang selera makan anda. Selain Lunpia jajanan khas semarang, kuliner malam pun patut dicoba, salah satunya Bakmi Jawa Pak Har, terletak di Jalan Pringgading. Bakminya disajikan dengan dua pilihan, ada bakmi goreng dan bakmi godhog (kuah). Karena letaknya di Semarang, cita rasa bakmi ini pun juga menyesuaikan dengan lidah orang Semarang yang lebih suka manis. Bakmi yang dimasak dengan campuran kecap manis yang kental, diberi taburan kekian, suwiran ayam, sawi dan tomat diatasnya.

Selain bakmi sebagai menu andalan, anda juga bisa mencoba Nasi Goreng Ruwet, seperti yang saya pesan saat berkunjung ke semarang pada malam jum’at kemarin (19/9). Sebelum menghadiri pengajian di pesantren Girikusumo, Mranggen Demak, saya menyempatkan diri mencicipinya. Bakmi Jawa pak Har yang buka setiap hari mulai pukul 17.00-23.00 patut anda coba, selain olahannya yang nikmat, harga yang ditawarkan juga terjangkau, mulai dari Rp. 8.000 – Rp.15.000 anda sudah kenyang. Warungnya memang cukup sederhana, namun di warung inilah kita bisa menemukan bakmi Jowo dengan cita rasa khas yang sudah cukup dikenal, baik oleh warga Semarang maupun yang berasal dari luar kota. Selamat mencoba..

Share Button
13
Sep

Berdialog Dengan Masyarakat Adat Cisungsang, Lebak.

Hari kamis, tanggal 12 september kemarin saya berkesempatan bersilaturahmi dengan tokoh adat dan masyarakat Kasepuhan Cisungsang, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak, Banten. Dalam kesempatan itu, saya turut menjadi saksi penyampaian komitmen para tokoh adat dalam melestarikan Desa Adat.

Menurut saya, desa adat dengan segenap aspek lokalnya adalah tonggak penting sebagai upaya membangun kabupaten Lebak dari ketertinggalan. Acara yang berlangsung di Pendopo Kasepuhan Cisungsang tersebut, saya mendengarkan pernyataan sikap dan komitmen 22 perwakilan desa dibawah kaolotan (kepemimpinan) adat Cisungsang.

Sedikit berbeda dengan masyarakat Baduy, masyarakat Cisungsang lebih terbuka terhadap perkembangan, seperti baduy menggunakan sistem isolasi yakni masyarakatnyanya (baduy dalam) tidak dapat beralkulturasi dengan masyarakat luar, sedangkan masyarakat cisungsang tidak seperti itu terbukti dengan adanya penerangan listrik, bentuk rumah, bertani sudah menggunakan alat-alat yang modern dan media elektronik sudah ada seperti TV, Radio, Tape Recorder, Telepon dan Satelit. Namun tentu saja tanpa meninggalkan budaya asli leluhurnnya seperti bentuk rumah tradisi yaitu rumah kayu berbentuk panggung dengan alat memasak tungku (hawu) yang di atasnya dilengkapi tempat penyimpanan alat-alat dapur yang disebut Paraseuneu.

Pakaian adat masyarakat Cisungsang adalah Pakaian dengan 2 warna Hitam dan Putih (Hideung sareng Bodas) mengandung arti yaitu hideung yang berasal dari kata hideng yang berarti cerdas, cepat mengerti. Sedangkan bodas artinya putih bersih, suci jadi harus mempunyai hati yang bersih. Untuk memenuhi kebutuhan hidup, sebagian besar penduduknya bermata pencaharian bertani dan berdagang.

IMG_0448

Share Button
28
Agu

Menteri PDT Dapat Gelar Doktor HC dari UIN Sunan Gunung Djati

BANDUNG, KOMPAS.com — Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati menganugerahkan gelar Doctor Honoris Causa (Dr HC) kepada Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT) Helmy Faishal Zaini, Senin (26/8/2013).

Menurut Rektor UIN Sunan Gunung Djati Deddy Ismatullah, Helmy berhak atas gelar tersebut karena sepak terjangnya selama menjadi menteri memperlihatkan cara pandang berbeda dalam melihat keadaan masyarakat, dan berpijak pada ajaran Islam.

Ia pun dianggap berhasil mendefinisikan karakter kepribadian Nusantara sebagai seorang politisi dan birokrat.

“Beliau adalah sosok orang kreatif, cerdas, dan tahu banyak hal. Dalam menjalankan tugasnya sebagai menteri negara, beliau menaruh perhatian yang cukup besar pada pembentukan karakter bangsa yang bersendi pada pilar-pilar kejujuran, keadilan, dan solidaritas,” kata Deddy di Bandung.

Selain itu, Deddy juga menganggap tanggung jawab sebagai Menteri PDT untuk menjaga harmoni kehidupan kebangsaan dan kenegaraan yang diemban oleh Helmy tidaklah mudah.

Karakter kepribadian Nusantara yang luhur dan agung, kata Deddy, tidak lahir begitu saja. Hal tersebut dikatakannya adalah hasil dari pendidikan Islam yang lahir dan bersenyawa dengan kearifan lokal.

“Situasi inilah yang kemudian memungkinkan lahirnya tokoh-tokoh negarawan, bangsawan, dan para begawan di negeri ini,” kata dia.

Selain itu, dalam orasi ilmiah Helmy yang berjudul Pendidikan Islam sebagai Pembentuk Karakter Kepribadian Nusantara: Peran, Potret dan Tantangan Indonesia Masa Depan, ia mengatakan, Pancasila yang lahir pada tanggal 1 Juni 1945 merupakan terminal akhir dari proses dialog anak-anak bangsa.

Selain itu, terkait karakter kepribadian Nusantara yang dikembangkan, Menteri PDT Helmy Faishal Zaini menjelaskan bahwa pemikiran yang diberi nama pilar masyarakat ideal (Mabadi Khaira Ummah) tersebut berakar dari produk pendidikan Islam.

“Konsep ini mencakup lima pilar, yaitu pilar kejujuran dan kebenaran, pilar kesetiaan dan komitmen, pilar keadilan, pilar solidaritas, serta pilar kedisipilinan dan konsistensi,” paparnya.

Sumber: http://regional.kompas.com/read/2013/08/26/1131172/Menteri.PDT.Dapat.Gelar.Doktor.HC.dari.UIN.Sunan.Gunung.Djati

Share Button
24
Agu

Ada “benda asing” tertangkap kamera pada fenomena menakjubkan, matahari dikelilingi pelangi

Saat perjalanan dari Bangkalan Madura menuju Probolinggo, persis ketika memasuki tol Surabaya, saya turut menyaksikan fenomena alam yang menakjubkan. Peristiwa matahari dikelilingi pelangi adalah fenomena yang tidak jamak. Kejadian itu terjadi pada hari Rabu, 21 Agustus 2013′ pukul 11″40 siang. Tak seperti biasanya langit ketika itu tambak clear, bersih dan biru. Awalnya saya hanya mengabadikan peristiwa langka ini dengan kamera di ponsel blackberry saya. Namun karena semakin penasaran, saya membuka sunroof mobil yang saya pinjam dri sahabat di Surabaya dan langsung memotretnya dengan kamera SLR Canon 5D mark III. Hasilnya adalah, menakjubkan.. Subhanalloh.. Maha Suci Engkau yang menciptakan seluruh keindahan.. Namun setelah saya teliti di komputer, tampak ada benda asing yang tampak pada beberapa gambar. Saya mengira ini efek cahaya yang memendar di lensa kamera, tapi setelah saya lihat pada beberapa frame yg lain, benda asing itu tampak bergerak berpindah-pindah. Mungkinkah ini yang sering disebut UFO (Unidentified Flying Object)? Wallahu a’lam bishshowab..

20130824-215752.jpg

20130824-220025.jpg Continue reading “Ada “benda asing” tertangkap kamera pada fenomena menakjubkan, matahari dikelilingi pelangi” »

Share Button
6
Agu

Mencari Koleksi Piringan Hitam di www.hf-musicandlibrary.com

Melestarikan khazanah budaya, terutama khazanah musik Indonesia dari masa ke masa adalah salah satu cara untuk menjaga track kebangsaan, kehalusan budi dan rasa. Selain itu, sebagai bagian entitas global, perpustakaan digital yang secara sengaja melakukan katalogisasi ini juga memiliki koleksi piringan hitam musik berbagai genre dari seluruh negara di dunia. Kunjungi www.hf-musicandlibrary.com untuk mencari tahu lagu-lagu kesukaan anda. bukan itu saja, di perpustakaan digital tersebut juga menyediakan koleksi buku-buku saya. Selamat menikmati..

20130806-000318.jpg

Continue reading “Mencari Koleksi Piringan Hitam di www.hf-musicandlibrary.com” »

Share Button
5
Agu

HF Melepas Rombongan Mudik Berkah Bersama PKB

20130805-031119.jpg

20130805-031147.jpg

20130805-031218.jpg

Share Button
10
Jul

Sahur.. Sahur..

Obrog-obrog adalah sebutan untuk sekumpulan kelompok yang bertugas membangunkan orang tidur untuk segera menyiapkan makanan Sahur. Sebutan ini lazim digunakan terutama bagi masyarakat di jalur pantura Jawa Barat seperti Cirebon, Indramayu dan daerah lainnya. Biasanya mereka menggunakan tetabuhan seperti bedug, kaleng bekas biskuit, tidak jarang juga menggunakan alat musik keliling lengkap. Di sebagian tempat disertai juga dengan pawai anak-anak kecil yang membawa obor sebagai tanda dari penyambutan bulan suci Ramadan.

Fenomena obrog ini sangat menarik untuk ditelisik, sebagai sebuah seni tradisi yang ada hanya pada bulan Ramadan. Juga pada perubahan media alat musik yang digunakan. Dulu, Obrog menggunakan alat-alat tradisional namun sekarang tidak jarang kita temui menggunkan alat musik modern, semisal gitar, bass dan peralatan pendukung lainnya.

Sebenarnya darimana istilah Obrog berasal? Nama obrog berasal dari bunyi alat musik yang sering dipakai, semacam kendang. Tidak diketahui dengan pasti kapan kesenian ini tercipta. Selama sebulan penuh, rombongan musik obrog berkeliling dari gang ke gang, bahkan dari desa ke desa guna membangunkan warga untuk segera begegas makan sahur. Mereka menyusuri desa-desa dengan memainkan alat-alat musik dan bernyanyi pagi-pagi buta. Biasanya beraksi mulai pukul 2 atau 3 dini hari.

20130710-015636.jpg

Share Button
8
Jul

Menteri Hobi Makan di Pinggir Jalan

INILAH.COM, Jakarta – Tak mesti pejabat negara selalu makan di tempat mewah. Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT) Helmy Faishal Zaini salah satu pejabat negara yang hobi makan di pinggir jalan.

Kebiasaan makan di pinggir jalan ternyata menjadi hobi menteri paling muda di Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) II ini. Ia cukup fasih menyebut tempat-tempat yang memiliki rasa enak. “Lebih maknyus makan di warung pinggiran jalan,” ujar Helmy kepada INILAH.COM di Jakarta, Selasa (2/7/2013).

Saat ditanya tempat-tempat favorit yang kerap dikunjungi, Helmy menyebut dengan runtut tempat warung pinggir jalan di berbagai daerah. “Kalau di Jakarta, ada warung Seafood di Bendungan Hilir Jakarta,” sebut Hilmy.

Di daerah lain Helmy juga memiliki tempat favorit. Seperti di Bangkalan Madura, warung Bebek Sinjai menjadi tempat andalannya saat berkunjung ke Pulau Garam. “Kalau di Surabaya, ada bebek Ibu Samsuddin Jalan Dharmawangsa (sebelah UFO) mankyus,” puji Helmy yang memang memiliki hobi wisata kuliner ini.

Continue reading “Menteri Hobi Makan di Pinggir Jalan” »

Share Button
Search:
Twitter Update
Statistik Pengunjung
Flag Counter
© Copyright 2012-2017 Catatan Harian Helmy Faishal. All rights reserved. Powered by Rumah Kreasi