Tag Archives: cirebon

13
Agu

Setelah 28 Tahun Berpisah; Reuni SD Tersana Baru Babakan Cirebon.

Setelah beberapa kali mengalami pembatalan, akhirnya acara Reuni SD Tersana Baru angkatan 1985 digelar. Yang sungguh suprise buat saya adalah kehadiran guru-guru yang sungguh bersahaja. Ibu Juju yang beberapa kali menjadi wali kelas kami, dan Pak Uci guru olahraga favorit kami. Ada banyak yang berubah, hampir di antara kami saling tidak mengenali, betapa tidak, karena Reuni ini adalah yang pertama digelr setelah 28 tahun kami tidak saling bertemu. Di antara nama kawan-kawan saya yang hadir adalah Triana Sarkoro, Tatang H Kusuma, Aris Budiman, Gunawan, Herdi, Hadi, Anandi, Yudha, Adin, Riana, Lilis, Diah, Yanti, Meti, Ahmad, Khonsa, Herlina, Momon dan lain-lain. Menutup acara ini, saya mengajak kawan-kawan untuk mendoakan guru-guru yang telah berjasa membimbing sekaligus memberikan pengajaran. Terima kasih Bapak dan Ibu Guru kami.. Engkaulah pejuang sejati..

20130813-000821.jpg

Continue reading “Setelah 28 Tahun Berpisah; Reuni SD Tersana Baru Babakan Cirebon.” »

Share Button
10
Jul

Sahur.. Sahur..

Obrog-obrog adalah sebutan untuk sekumpulan kelompok yang bertugas membangunkan orang tidur untuk segera menyiapkan makanan Sahur. Sebutan ini lazim digunakan terutama bagi masyarakat di jalur pantura Jawa Barat seperti Cirebon, Indramayu dan daerah lainnya. Biasanya mereka menggunakan tetabuhan seperti bedug, kaleng bekas biskuit, tidak jarang juga menggunakan alat musik keliling lengkap. Di sebagian tempat disertai juga dengan pawai anak-anak kecil yang membawa obor sebagai tanda dari penyambutan bulan suci Ramadan.

Fenomena obrog ini sangat menarik untuk ditelisik, sebagai sebuah seni tradisi yang ada hanya pada bulan Ramadan. Juga pada perubahan media alat musik yang digunakan. Dulu, Obrog menggunakan alat-alat tradisional namun sekarang tidak jarang kita temui menggunkan alat musik modern, semisal gitar, bass dan peralatan pendukung lainnya.

Sebenarnya darimana istilah Obrog berasal? Nama obrog berasal dari bunyi alat musik yang sering dipakai, semacam kendang. Tidak diketahui dengan pasti kapan kesenian ini tercipta. Selama sebulan penuh, rombongan musik obrog berkeliling dari gang ke gang, bahkan dari desa ke desa guna membangunkan warga untuk segera begegas makan sahur. Mereka menyusuri desa-desa dengan memainkan alat-alat musik dan bernyanyi pagi-pagi buta. Biasanya beraksi mulai pukul 2 atau 3 dini hari.

20130710-015636.jpg

Share Button
Search:
Twitter Update
Statistik Pengunjung
Flag Counter
© Copyright 2012-2018 Catatan Harian Helmy Faishal. All rights reserved. Powered by Rumah Kreasi