Category Archives: Slide

28
Des

Helmy Faishal Buka Akses Perkebunan Pala

TAPAKTUAN, ACEH SELATAN – Bersamaan dengan puncak peringatan hari jadi (HUT) ke-68 Kabupaten Aceh Selatan, Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT) Helmy Faishal Zaini melakukan peresmian jembatan dan jalan di daerah Tapaktuan, Sabtu (28/12). Jalan sepanjang 1.4 KM yang diresmikan merupakan bantuan Kementerian PDT melalui program bedah desa.

Jembatan dan jalan sepanjang 1,4 KM yang dibangun adalah bagian dari upaya pengembangan kawasan perdesaan terpadu, terutama untuk mendukung usaha daerah tertinggal lepas dari ketertinggalan.
“Semoga bantuin ini mempermudah akses dan meningkatan produksi petani pala mendekati pendapatan per Kapita nasional” terang Helmy

Sementara, Bupati Aceh Selatan, HT Sama Indra SH, mengatakan, bantuan-bantuan Kementerian PDT ini sangat bermanfaat secara langsung bagi perkembangan sektor pertanian masyarakat. “Kami sangat mengharapkan dukungan dan perhatian kementerian PDT agar terlepas dari status daerah tertinggal” terangnya.

Continue reading “Helmy Faishal Buka Akses Perkebunan Pala” »

Share Button
17
Des

Helmy Faishal Luncurkan Program Gerbang Gatra di Kabupaten Mamberamo Raya, Papua

Mamberamo, Papua - Terjawab sudah mengapa Menteri Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT) Helmy Faishal Zaini sangat concern terhadap program pro rakyat di Provinsi Papua. Dia rupanya ingin segera memajukan Papua.

Selasa (17/12), dia rela terbang selama 12 jam ke Papua khusus untuk meluncurkan Program Gerakan Membangun Keluarga Sejahtera (Gerbang Gatra) di Kabupaten Mamberamo Raya, Papua. Tak hanya itu, selama tiga hari salah satu kader terbaik Partai Kebangkitan Bangsa itu juga memberikan dana bantuan sebesar Rp12,3 miliar untuk mendukung Gerbang Gatra.

Ya, rupanya, sang menteri sangat sreg dengan program pro rakyat itu. Maklum, inovasi program yang digagas Bupati Demianus Kyeuw-Kyeuw dan wakilnya itu sangat menyentuh rakyat kecil. Ada dana Rp10 juta per tahun yang digelontorkan untuk 4.000-an keluarga yang tersebar di 59 kampung yang telah menikmati dana ini. Dan semuanya, ditujukan untuk memperbaiki taraf kesehatan, pendidikan dan infrastruktur Mamberamo Raya.

Continue reading “Helmy Faishal Luncurkan Program Gerbang Gatra di Kabupaten Mamberamo Raya, Papua” »

Share Button
1
Nov

Air Terjun Blawan, Bondowoso

Bondowoso memiliki banyak pesona yang mengundang pelancong untuk datang berkunjung,  mulai dari kawasan wisata situs Megalithikum, Kawah Ijen yang sudah mendunia dengan Blue Fair-nya hingga bermacam-macam air terjun, air terjun polo agung, air terjun tancak kembar dan air terjun Blawan. Untuk mencapai bondowoso, dari Surabaya perjalanan bisa ditempuh 6-7 jam, pemandangan indah memanjakan mata kita. setelah melewati PLTU Paiton, kita akan melewati tanyakan membelah perbukitan perbatasan antara Probolinggo dan Bondowoso.

Pertengahan oktober kemarin, saya berkesempatan mengujungi Bondowoso. Setelah melihat hasil produksi kelompok petani yang menjadi binaan Kementerian Pembangunan Daerah Tertinggal (KPDT), saya menuju Air terjun Blawan yang terletak di desa Kalianyar Kecamatan Sempol, ±52 Km dari pusat Kota Bondowoso, Air terjun ini adalah hilir dari kali pahit rembesan Kawah Ijen yang penuh dengan kadar belerang serta dikelilingi oleh tumbuhan macadamia. Selain air terjun blawan juga terdapat pemandian air panas yang juga termasuk di kawasan air terjun blawan. Ada beberapa fasilitas di sini antara lain: shelter dan penginanpan.

Continue reading “Air Terjun Blawan, Bondowoso” »

Share Button
17
Okt

Pesona Pantai Mawun, Lombok Tengah

Akhir September kemarin saya berkesempatan mengunjungi Pantai Mawun. Pantai yang berlokasi di Desa Tumpak, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah ini berjarak kurang lebih 60 km dari Kota Mataram. Setelah menghadiri acara pengajian di Lombok Tengah, saya menempuh perjalanan kurang lebih satu jam. Pemandangan sepanjang perjalanan cukup mengasyikkan, keramahan warga Lombok menghiasi perjalanan saya, lalu lalang aktifitas warga sekitar juga menambah keramaian suku sasak tersebut.

Untuk menuju pantai ini, jalan yang kita lewati pun cukup bagus. Jalan aspal mulus sepanjang 9 kilometer ini dihiasi hamparan kebun tembakau. Banyak terdapat kebun tembakau dan padang penggembalaan kerbau milik masyarakat setempat. Sesekali bule-bule (Wisatawan Mancanegara) melintasi mobil yang saya tumpangi, kebanyakan mereka menggunakan sepeda motor.

Continue reading “Pesona Pantai Mawun, Lombok Tengah” »

Share Button
20
Sep

Menikmati Kuliner Semarang, Maknyus.

Jika anda berkunjung ke semarang, tak perlu merasa khawatir untuk kehilangan selera makan. Semarang sebagai ibu kota Provinsi jawa tengah menyajikan banyak kuliner yang tentu mengundang selera makan anda. Selain Lunpia jajanan khas semarang, kuliner malam pun patut dicoba, salah satunya Bakmi Jawa Pak Har, terletak di Jalan Pringgading. Bakminya disajikan dengan dua pilihan, ada bakmi goreng dan bakmi godhog (kuah). Karena letaknya di Semarang, cita rasa bakmi ini pun juga menyesuaikan dengan lidah orang Semarang yang lebih suka manis. Bakmi yang dimasak dengan campuran kecap manis yang kental, diberi taburan kekian, suwiran ayam, sawi dan tomat diatasnya.

Selain bakmi sebagai menu andalan, anda juga bisa mencoba Nasi Goreng Ruwet, seperti yang saya pesan saat berkunjung ke semarang pada malam jum’at kemarin (19/9). Sebelum menghadiri pengajian di pesantren Girikusumo, Mranggen Demak, saya menyempatkan diri mencicipinya. Bakmi Jawa pak Har yang buka setiap hari mulai pukul 17.00-23.00 patut anda coba, selain olahannya yang nikmat, harga yang ditawarkan juga terjangkau, mulai dari Rp. 8.000 – Rp.15.000 anda sudah kenyang. Warungnya memang cukup sederhana, namun di warung inilah kita bisa menemukan bakmi Jowo dengan cita rasa khas yang sudah cukup dikenal, baik oleh warga Semarang maupun yang berasal dari luar kota. Selamat mencoba..

Share Button
13
Sep

Berdialog Dengan Masyarakat Adat Cisungsang, Lebak.

Hari kamis, tanggal 12 september kemarin saya berkesempatan bersilaturahmi dengan tokoh adat dan masyarakat Kasepuhan Cisungsang, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak, Banten. Dalam kesempatan itu, saya turut menjadi saksi penyampaian komitmen para tokoh adat dalam melestarikan Desa Adat.

Menurut saya, desa adat dengan segenap aspek lokalnya adalah tonggak penting sebagai upaya membangun kabupaten Lebak dari ketertinggalan. Acara yang berlangsung di Pendopo Kasepuhan Cisungsang tersebut, saya mendengarkan pernyataan sikap dan komitmen 22 perwakilan desa dibawah kaolotan (kepemimpinan) adat Cisungsang.

Sedikit berbeda dengan masyarakat Baduy, masyarakat Cisungsang lebih terbuka terhadap perkembangan, seperti baduy menggunakan sistem isolasi yakni masyarakatnyanya (baduy dalam) tidak dapat beralkulturasi dengan masyarakat luar, sedangkan masyarakat cisungsang tidak seperti itu terbukti dengan adanya penerangan listrik, bentuk rumah, bertani sudah menggunakan alat-alat yang modern dan media elektronik sudah ada seperti TV, Radio, Tape Recorder, Telepon dan Satelit. Namun tentu saja tanpa meninggalkan budaya asli leluhurnnya seperti bentuk rumah tradisi yaitu rumah kayu berbentuk panggung dengan alat memasak tungku (hawu) yang di atasnya dilengkapi tempat penyimpanan alat-alat dapur yang disebut Paraseuneu.

Pakaian adat masyarakat Cisungsang adalah Pakaian dengan 2 warna Hitam dan Putih (Hideung sareng Bodas) mengandung arti yaitu hideung yang berasal dari kata hideng yang berarti cerdas, cepat mengerti. Sedangkan bodas artinya putih bersih, suci jadi harus mempunyai hati yang bersih. Untuk memenuhi kebutuhan hidup, sebagian besar penduduknya bermata pencaharian bertani dan berdagang.

IMG_0448

Share Button
28
Agu

Menteri PDT Dapat Gelar Doktor HC dari UIN Sunan Gunung Djati

BANDUNG, KOMPAS.com — Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati menganugerahkan gelar Doctor Honoris Causa (Dr HC) kepada Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT) Helmy Faishal Zaini, Senin (26/8/2013).

Menurut Rektor UIN Sunan Gunung Djati Deddy Ismatullah, Helmy berhak atas gelar tersebut karena sepak terjangnya selama menjadi menteri memperlihatkan cara pandang berbeda dalam melihat keadaan masyarakat, dan berpijak pada ajaran Islam.

Ia pun dianggap berhasil mendefinisikan karakter kepribadian Nusantara sebagai seorang politisi dan birokrat.

“Beliau adalah sosok orang kreatif, cerdas, dan tahu banyak hal. Dalam menjalankan tugasnya sebagai menteri negara, beliau menaruh perhatian yang cukup besar pada pembentukan karakter bangsa yang bersendi pada pilar-pilar kejujuran, keadilan, dan solidaritas,” kata Deddy di Bandung.

Selain itu, Deddy juga menganggap tanggung jawab sebagai Menteri PDT untuk menjaga harmoni kehidupan kebangsaan dan kenegaraan yang diemban oleh Helmy tidaklah mudah.

Karakter kepribadian Nusantara yang luhur dan agung, kata Deddy, tidak lahir begitu saja. Hal tersebut dikatakannya adalah hasil dari pendidikan Islam yang lahir dan bersenyawa dengan kearifan lokal.

“Situasi inilah yang kemudian memungkinkan lahirnya tokoh-tokoh negarawan, bangsawan, dan para begawan di negeri ini,” kata dia.

Selain itu, dalam orasi ilmiah Helmy yang berjudul Pendidikan Islam sebagai Pembentuk Karakter Kepribadian Nusantara: Peran, Potret dan Tantangan Indonesia Masa Depan, ia mengatakan, Pancasila yang lahir pada tanggal 1 Juni 1945 merupakan terminal akhir dari proses dialog anak-anak bangsa.

Selain itu, terkait karakter kepribadian Nusantara yang dikembangkan, Menteri PDT Helmy Faishal Zaini menjelaskan bahwa pemikiran yang diberi nama pilar masyarakat ideal (Mabadi Khaira Ummah) tersebut berakar dari produk pendidikan Islam.

“Konsep ini mencakup lima pilar, yaitu pilar kejujuran dan kebenaran, pilar kesetiaan dan komitmen, pilar keadilan, pilar solidaritas, serta pilar kedisipilinan dan konsistensi,” paparnya.

Sumber: http://regional.kompas.com/read/2013/08/26/1131172/Menteri.PDT.Dapat.Gelar.Doktor.HC.dari.UIN.Sunan.Gunung.Djati

Share Button
24
Agu

Ada “benda asing” tertangkap kamera pada fenomena menakjubkan, matahari dikelilingi pelangi

Saat perjalanan dari Bangkalan Madura menuju Probolinggo, persis ketika memasuki tol Surabaya, saya turut menyaksikan fenomena alam yang menakjubkan. Peristiwa matahari dikelilingi pelangi adalah fenomena yang tidak jamak. Kejadian itu terjadi pada hari Rabu, 21 Agustus 2013′ pukul 11″40 siang. Tak seperti biasanya langit ketika itu tambak clear, bersih dan biru. Awalnya saya hanya mengabadikan peristiwa langka ini dengan kamera di ponsel blackberry saya. Namun karena semakin penasaran, saya membuka sunroof mobil yang saya pinjam dri sahabat di Surabaya dan langsung memotretnya dengan kamera SLR Canon 5D mark III. Hasilnya adalah, menakjubkan.. Subhanalloh.. Maha Suci Engkau yang menciptakan seluruh keindahan.. Namun setelah saya teliti di komputer, tampak ada benda asing yang tampak pada beberapa gambar. Saya mengira ini efek cahaya yang memendar di lensa kamera, tapi setelah saya lihat pada beberapa frame yg lain, benda asing itu tampak bergerak berpindah-pindah. Mungkinkah ini yang sering disebut UFO (Unidentified Flying Object)? Wallahu a’lam bishshowab..

20130824-215752.jpg

20130824-220025.jpg Continue reading “Ada “benda asing” tertangkap kamera pada fenomena menakjubkan, matahari dikelilingi pelangi” »

Share Button
Search:
Twitter Update
Statistik Pengunjung
Flag Counter
© Copyright 2012-2017 Catatan Harian Helmy Faishal. All rights reserved. Powered by Rumah Kreasi