11
Apr

Dari Pulau Ke Pulau Membangun Daerah Tertinggal

dari pulau ke pulau membangun indonesia

“Helmy Faishal?” tanya suara di seberang telepon.

“Ya saya sendiri.”

“Anda ditunggu Pak Presiden di Cikeas.”

“Ini siapa ya?” kata saya, balik bertanya.

“Rupanya itu kawan saya yang sedang iseng ngerjain saya diseberang telephon, kan waktu itu sedang ramai di banyak media siapa yang akan dihubungi pak Presiden untuk dipercaya sebagai menteri. Cerita itu terus melekat pada diri saya karena begitu seriusnya saya menanggapi telephon dari kawan saya yang iseng tersebut”

Itulah sekelumit cerita dari buku berjudul “Dari Pulau ke Pulau Membangun Indonesia”. Buku ini juga menggambarkan keseharian saya sebagai menteri pembangunan daerah tertinggal. Sebagai pembuka, berkisah mengenai detik-detik bagaimana saya dipercaya oleh Presiden SBY untuk menempati posisi Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal pada Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II.

Bab berikutnya, berkisah mengenai strategi saya menemukenali berbagai persoalan yang dihadapi daerah tertinggal. Mulai dari meluncurkan program Bedah Desa, menentukan kebijakan strategis, sampai menyediakan infrastruktur bagi kabupaten daerah tertinggal.

Bab terakhir menyajikan pendapat dari beberapa tokoh, sahabat di DPR, para kepala daerah tertinggal dan akademisi mengenai kinerja saya sebagai menteri  PDT. Sederhananya, buku ini mengajak para pembaca untuk “ngobrol bareng” dengan saya terutama mengenai berbagai persoalan di daerah tertinggal dan upaya-upaya yang mesti ditempuh untuk mengatasinya, dan kemudian mengkomunikasikan kepada khalayak ramai.

Share Button
Search:
Twitter Update
Statistik Pengunjung
Flag Counter
© Copyright 2012-2018 Catatan Harian Helmy Faishal. All rights reserved. Powered by Rumah Kreasi